Jakarta – Jelang vonis kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 9 Mei 2017 berbagai kelompok yang pernah bergabung dalam GNPF MUI berencana akan menggelar rangkaian aksi mengawal kasus tersebut.
Salah satunya adalah Panglima Gerakan Pemuda Jakarta (GPJ) Ade Selon Nugroho yang menilai adanya indikasi permainan keputusan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang terdakwa Ahok. Oleh karenanya pihaknya mengajak dan mengundang seluruh kader dalam aksi mendorong hakim agar bersikap tegas dan independen serta memberi putusan / vonis pada Ahok dengan menghukumnya 5 tahun penjara.
“Kami mendorong hakim agar independen dan profesional tidak di intervensi,” tegas Ade Selon hari ini.
Disebutkannya, rangkaian pertama itu adalah pada Jumat tanggal 28 April 2017 pukul 12.30 wib s/d selesai (ba’da Jumat) di Masjid Istiqlal long march menuju PN Jakpus Jl Gajah Mada Jakpus. Selanjutnya, pada tanggal 29 April s/d 4 Mei aksi bela Islam di Kejaksaan masing-masing wilayah dengan tuntutan copot Jaksa Agung.
Terakhir, 5 Mei 2017 aksi long march dari Masjid Istiqlal menuju MA.
“Kami menilai apa yang dilakukan JPU telah menghianati aspirasi umat Islam. Kami mendorong kepada Komisi Yudisial untuk memberikan sanksi kepada JPU & Majelis Hakimnya,” tuturnya.
Dirinya mengaku telah mendapatkan informasi rangkaian aksi menuju vonis kasus Ahok dari hasil rapat di Masjid Nuruk Falah Ragunan Jaksel.
Sementara itu, Jubir Forum Umat Islam (FUI) Ustadz Bernard A Jabbar memastikan pihaknya akan turun aksi pada Jumat 28 April nanti dengan titik kumpul di Masjid Istiqlal.
“Untuk memberikan dukungan moral kepada Majelis Hakim agar menjatuhkn vonis maksimal kepada penista agama, maka GNPF MUI mengundang seluruh kaum muslimin untuk hadir dalam Sholat Jumat di Masjid Istiqlal Jakarta, dilanjutkan dengan aksi super damai di PN Jakut yang terletak di Jalan Gajah Mada Jakpus,” bebernya.
Masih kata dia, aksi bela Islam itu untuk menegakkan hukum seadil-adilnya dan segera penjarakan Ahok.
Berdasarkan penelusuran hasil rapat di Masjid Nurul Falah Ragunan oleh FPI pada tanggal 25 April 2017 bahwa diputuskan akan ada aksi Bela Islam pada hari Jumat 28 April 2017 yaitu Sholat Jumat berjamaah di Masjid Al Azhar / Istiqlal kemudian longmarch ke PN Jakut di Jl Gajah Mada Jakpus.
Berikutnya, pada Jumat 5 Mei 2017 Sholat Jumat berjamaah di Masjid Istiqlal kemudian longmarch menuju Mahkamah Agung.
Terakhir, Selasa 9 Mei 2017 Aksi besar-besaran di depan Kementerian Pertanian Ragunan saat pembacaan putusan Majelis Hakim. Rencana hadir juga para tokoh GNPF MUI khususnya Rizieq Shihab.







Komentar