Runtuhnya Plafon di Bandara Soetta, Mahasiswa Desak Kemenhub Pecat Budi Karya Sumadi

Hukum153 Dilihat

Jakarta – Puluhan mahasiswa tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (PMPAK) berunjuk rasa di Kementerian Perhubungan RI Jl. M. Merdeka Barat, Gambir Jakarta Pusat hari ini. Mereka meminta Kemenhub untuk memecat pimpinan PT Angkasa Pura II Sdr Budi Karya Sumadi.

“Tangkap dan adili Budi Karya Sumadi atas dugaan korupsi dalam pembangunan terminal tiga Bandara Soetta,” tegas Koordinator aksi Imral saat berorasi.

plafon-bandara-jebolDikatakan dia, akibat runtuhnya plafon di Bandara Soekarno Hatta telah menimbulkan lubang besar dilangit terminal tiga meskipun sudah di tutup ulang oleh PT Angkasa Pura. Maka itu pihaknya mendorong agar dilakukan investigasi terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan terminal tiga bandara Soekarno Hatta.

“Presiden Jokowi segera copot Budi Karya Sumadi dari Kementerian Perhubungan dan Budi Karya Sumadi harus bertanggung jawab atas kerugian negara milyaran rupiah,” ucapnya.

Kata dia, terminal tersebut telah menghabiskan anggaran negara 5 Trilliun dan dia menyayangkan hingga terjadi kerusakan dibagian plafon terminal Tiga Bandara Soetta tersebut. Padahal, kata dia, bangunan yang masih dalam tahap pemeliharaan ini sudah menimbulkan kerusakan. Dia menduga ada kejahatan yang terstruktur dan massif yang tidak di ketahui oleh lembaga penegak hukum.

“Dana 5 T sudah terjadi kerusakan didalam terminal 3 bandara Soetta dan perlu ada investigasi dari lembaga hukum terhadap Budi Karya Sumadi atas ambruknya plafon terminal 3 Bandara,” tandasnya.