Ini Kondisi Kamar Esek-Esek Kalijodo
Rumiatun tampak sibuk membereskan barang-barang di rumah sekaligus tempat usahanya. Baju-baju ia bungkus dengan seprei. Kursi-kursi, meja, lemari pendingin dibereskan. Begitu juga dengan pendingin ruangan. Perempuan 53 tahun itu masih tak habis pikir, masa tinggalnya di Kalijodo tidak akan lama lagi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengirim Surat Peringatan (SP) 1. Isinya, seluruh bangunan harus dikosongkan dalam waktu 7×24 jam. Rumiatun juga tak tahu harus ke mana setelah pemukiman Kalijodo dibongkar. “Sekarang yang saya harus pikirkan, saya mau tinggal di mana?” ujar Rumiatun, Kamis (18/2/2016).
Rumah Rumiatun berada di RT 04 RW 05, Kelurahan Penjagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Berada di gang sempit, rumah sekaligus cafe plus-plusnya itu cukup jauh dari jalan besar. Di sekitarnya, juga ada cafe sejenis. Tapi Rumiatun tak merasa harus bersaing keras menarik pengunjung. Baginya rejeki tak akan tertukar.
Di ruangan dengan luas sekitar 5×4 meter persegi itu ada meja, kursi-kursi berbahan plastik, serta sofa yang memanjang. Di ruang ini biasanya para tamu duduk dan memesan minuman.
Para tamu yang hadir juga pastinya ditemani perempuan-perempuan dunia malam. Tamu biasanya bisa memilih perempuan mana yang disuka untuk menemani minum.
Kini ruangan itu tampak berantakan. Kursi-kursi, sofa, meja, lemari pendingin, bahkan pendingin ruangan sudah tak di tempatnya lagi. Sudah dirapihkan. Siap diangkut.

Komentar