Panitia Tunda Tabligh Akbar Kongres Ekonomi Umat di Al Azhar, Kenapa ?

Ekonomi239 Dilihat

Jakarta – Panitia acara Tabligh Akbar Kongres Ekonomi Umat menegaskan bahwa acara yang bakal menghadirkan tokoh-tokoh agama mulai dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dinyatakan ditunda yang awalnya akan digelar pada 14 April 2017 di Masjid Agung Al Azhar Jakarta.

“Iya saya membenarkan bahwa acara tabligh akbar bertema Arus Baru Ekonomi Indonesia tidak jadi pada tanggal 14 April 2017 dan rencana akan ditunda waktu dan tempat akan dikonfirmasi kembali nantinya,” ungkap salah satu panitia acara Ibu Erni saat dikonfirmasi, Selasa (11/4).

Tabligh Akbar di Al Azhar di tundaNamun, kata dia, untuk agenda Kongres Ekonomi Umat yang diinisiasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan digelar pada 22 s/d 24 April 2017 di Hotel Sahid.

“MUI juga akan mengundang Presiden Jokowi untuk menyampaikan rencana kegiatan Kongres ‎Ekonomi Umat dan berdiskusi dengan tema Arus Baru Ekonomi Indonesia,” sebutnya.

HAL YANG AKAN DIBAHAS NANTI APA ?

Nantinya akan membahas masalah pemerataan ekonomi. Masalah ekonomi ini yang membuat semua lapisan masyarakat saling mempererat dan bersatu dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian Majelis Ulama Indonesia fokus bagaimana bisa mendorong atau bersinergis dengan pemerintah dalam mengurangi kesenjangan.

Hadirnya Presiden nanti bisa memberikan masukan untuk membantu masalah kesenjangan ekonomi yang dialami masyarakat.
SIAPA KETUA PELAKSANA KONGRES NANTI ?

Ketua Komisi pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Azrul Tanjung yang akan menjadi Ketua Pelaksana Kongres.

NANTINYA SIAPA YANG AKAN DIUNDANG SELAIN PAK JOKOWI ?

500 peserta dari perwakilan MUI Wilayah, ormas Islam tingkat pusat, perguruan tinggi, asosiasi ekonomi, dan juga beberapa pondok pesantren besar di Indonesia.
Nantinya Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memiliki produk keunggulan akan diundang.

TARGETANNYA APA ?

MUI akan turut membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di lembaga atau asosiasi umat Islam, sehingga produk-produk yang misalnya dikeluarkan pesantren dapat masuk ke pasar nasional mauoun global. Kita akan konsolidasikan semua produk UMKM secara bertahap untuk bisa masuk di pasar nasional dan bahkan global.

Komentar