Jakarta – Ratusan ribu buruh tidak lama lagi akan memperingati May Day di Jakarta maupun beberapa Provinsi lainnya di Indonesia. Massa yang bakal datang pun tidak hanya buruh dari Jakarta saja, akan tetapi buruh dari Bekasi, Bogor, Tangerang maupun Purwakarta.
Namun ceremonial hari libur buruh mendatang itu diimbau agar tetap melakukan aksinya secara damai dan kondusif.
“Buruh silahkan berdemo, yang penting kondusif dan tidak anarkis,” ungkap Koordinator Komunitas Masyarakat Pecinta – Kedamaian Indonesia Hakiki (KMP-KIH) Fadly Zein, Kamis (21/4/2016).

“Aturan harus tetap dipatuhi dalam berlalu lintas. Hargai hak pengguna jalan lainnya, gunakan helm dan tak masuk tol apalagi blokir. Sampaikan aspirasi anda tapi tetap ikuti aturan prosedural berdemo,” jelas dia.
Fadly juga berharap buruh dalam memperingatinya dengan dinamis atau melakukan kegiatan-kegiatan positif seperti bakti sosial, santunan dan sebagainya. Buruh harus ikut mampu menjaga hubungan industrial yang baik dengan pengusaha, pemerintah, dan warga di sekitar kawasan industri.
“Maknai Mayday dengan cara yang lebih positif ketimbang turun kejalan. Saya khawatir jika kepentingan buruh nanti diboncengi oknum tak bertanggung jawab yang belum jelas tujuannya. Pengusaha beri kesempatan para pengusaha beri keleluasaan merayakan May Day dengan kegiatan positif serta tak ganggu kepentingan umum,” tukasnya.