Jakarta – Ratusan massa terdiri para petani dan relawan mengatasnamakan dirinya Komunitas Gerakan Menabung Pohon (GMP) se-Indonesia berunjuk rasa di depan Kantor Pertamina Pusat Jakarta, Selasa (9/6/2015).
Mereka menuntut agar segera dibayarkannya hak petani dan relawan sesuai perjanjian dan lanjutkan kegiatan Pertamina 100 Juta pohon menuju Pertamina 1 Milyar pohon.
“Pertamina Foundation (PF) selama 2 tahun ini belum membayar semua dana bantuan kepada relawan. Sebab masih adanya perlakuan diskriminasi dalam pembayaran. Maka itu segera bayarkannya hak dan relawan sesuai perjanjian,” tegas Koordinator aksi Akhmad Sultoni saat berorasi.
Selain berorasi, demonstran tetap semangat ditengah guyuran hujan deras dengan membentangkan spanduk dan poster bertuliskan antara lain, “Selamatkan pertamina Foundation dari oknum-oknum yang tak bertanggung-jawab, CSR Pertamina untuk rakyat Indonesia, bukan untuk oknum pertamina foundation”.
Lebih lanjut, Sultoni menyatakan PF berawal berkomitmen memberi dukungan atas pelaksanaan program gerakan menabung pohon dengan memberikan dana bantuan sekurang-kurangnya untuk pembiayaan tahap penanaman dalam pelaksanaan kegiatan menabung pohon yang merupakan bagian dari program menabung pohon bagi relawan yang telah memenuhi persyaratan.
Namun, kata Sultoni, muncul oknum PF yang ingin menggagalkan GMP dengan tidak mau membayarnya. Sehingga, para oknum itu membangkang dan melawan rekomendasi Pertamina untuk membayar relawan.
“Segera ditindak oknum PF yang pengkhianat pegiat lingkungan. Akhiri adu domba antar pegiat GMP sehingga tidak ada korban-korban lagi,” tukasnya.







Komentar