Rektor Universitas Bekley Menteng Kecewa Sidak Menteri Nasir

Ekonomi717 Dilihat

Rektor Berkley LiarthaBeritaasatu – Rektor Lembaga Manajemen Internasional Indonesia (LMII) yang menggunakan nama University of Berkley asal Amerika Serikat, Prof. Liartha S. Kembaren mengaku kecewa dengan aksi inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Menristek dan Dikti M Nasir tanpa memberi peringatan terlebih dahulu.

“Sidak Menristek Kamis lalu itu menjadi kekecewaan kita. Kenapa tidak diberitahukan dahulu. Mestinya kasih surat dulu. Tapi justru datang bawa rombongan wartawan seperti penggerebekan saja,” kata Liartha saat ditemui di Gedung Yarnati lantai 2 Jl. Proklamasi No. 44 Pegangsaan Menteng Jakpus, Senin (25/5/2015).

Lebih lanjut, Liartha. mengaku heran atas hal tersebut karena sejak 10 tahun lalu beroperasi, ia tak pernah mendapatkan masalah, terutama dari para peserta program studinya.

“Selama ini, baru pertama ini kan begini. Tentu mengganggu, kegiatan (belajar mengajar) dijalankan melalui internet jadi dari mana saja bisa. Kita memakai sistem belajar jarak jauh,” ujar Liartha.

Lebih jauh, Liartha menyatakan rencana besok Selasa (26/5/2015) para alumni asal Kupang akan bertema Nasir untuk membahas sidak dan klarifikasi dugaan pemalsuan ijazah.

“Besok rencana dipimpin Rektor PGRI Kupang akan bahas dengan Menristek dan Dikti langsung,” terangnya.

Liartha menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum ada undangan pertemuan selanjutnya yang dilakukan Nasir paska sidak Kamis lalu. “Kita tetap jalankan kegiatan rutinitas seperti biasanya saja dan belum ada omongan apa-apa untuk selanjutnya,” tukasnya.

Komentar