Terungkap! Alasan Ketua RT-RW Petamburan Rela Datang ke RT 11 Gandaria Utara

Berita25 Dilihat

JAKARTA SELATAN — Inovasi Bang Jali (Bareng Jaga Lingkungan) yang dikembangkan di RT 11 RW 7, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kembali mendapat perhatian dari wilayah lain. Kali ini, jajaran Ketua RT, Ketua RW hingga Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, datang langsung untuk mengikuti kegiatan studi tiru.

Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi para pengurus lingkungan untuk melihat secara langsung berbagai inovasi yang diterapkan di RT 11, khususnya dalam membangun lingkungan yang aman, tertib, bersih, dan memiliki partisipasi aktif dari masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua RT 11 RW 7 Gandaria Utara, Imam Basori, bersama Ibu RT 11, Nina Fauzi, memberikan pemaparan mengenai berbagai inovasi yang selama ini dikembangkan di lingkungan RT 11.

Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah Bang Jali dengan Pilar 1 Keamanan dan Pilar 2 Lingkungan, khususnya terkait pengelolaan sampah.

Para peserta tampak antusias menyimak pemaparan sekaligus melihat bagaimana konsep tersebut diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Bukan hanya mendengarkan teori, para Ketua RT dan Ketua RW juga aktif melontarkan berbagai pertanyaan berdasarkan persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing.

Berbagai persoalan mulai dari keamanan lingkungan, pengelolaan sampah, keterlibatan warga hingga bagaimana membangun kesadaran masyarakat menjadi bahan diskusi dalam kegiatan studi tiru tersebut.

Menariknya, diskusi berlangsung dua arah. Para pengurus lingkungan tidak hanya melihat keberhasilan yang telah dilakukan RT 11, tetapi juga berdialog untuk mencari kemungkinan penerapan konsep tersebut sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

Imam Basori dan Nina Fauzi pun berbagi pengalaman mengenai proses membangun inovasi dari tingkat lingkungan paling kecil, termasuk pentingnya komunikasi, keteladanan pengurus, konsistensi serta keterlibatan warga.

“Intinya bukan sekadar meniru apa yang dilakukan di RT 11. Yang terpenting adalah mengambil nilai dan semangatnya, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan dan permasalahan di wilayah masing-masing,” menjadi semangat dalam kegiatan tersebut.

Para peserta berharap pengalaman dan inovasi yang diperoleh dari studi tiru ini dapat menjadi inspirasi untuk menyelesaikan berbagai persoalan di wilayah Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Mereka juga berharap komunikasi dan berbagi pengalaman antarpengurus lingkungan dapat terus dilakukan sehingga berbagai inovasi positif tidak berhenti di satu wilayah saja, tetapi dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Bagi RT 11 Gandaria Utara, kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi dari tingkat RT pun dapat memberikan inspirasi bagi wilayah lain.

Dari kampung untuk kampung, dari RT untuk masyarakat. Karena perubahan besar bisa dimulai dari lingkungan terkecil.

Dan yang paling penting, studi tiru bukan sekadar datang, melihat, lalu pulang—tetapi membawa pulang gagasan untuk menciptakan perubahan di lingkungan sendiri.