JAKARTA — Aliansi Mahasiswa Peduli Bencana (AMPB) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan solidaritas dan rasa kemanusiaan terhadap saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Koordinator Lapangan AMPB, Gading, mengatakan bahwa dalam situasi bencana seperti saat ini, seluruh anak bangsa seharusnya bahu-membahu memberikan dukungan dan bantuan.
“Kita adalah satu kesatuan sebagai bangsa Indonesia. Duka saudara-saudara kita di NTT adalah duka seluruh bangsa Indonesia. Karena itu, yang dibutuhkan saat ini adalah empati, solidaritas, dan bantuan nyata,” ujar Gading, di depan DPR, Jumat (21/8).
Menurutnya, aksi penyampaian aspirasi merupakan bagian dari demokrasi, namun harus tetap dilakukan secara tertib dan tidak menimbulkan ketakutan maupun keresahan di tengah masyarakat.
“Ketika ada anak bangsa di wilayah lain yang sedang tertimpa bencana dan membutuhkan pertolongan, sangat ironis apabila kita justru melakukan tindakan yang dapat mencederai rasa kemanusiaan sesama anak bangsa. Mari menyampaikan aspirasi dengan cara yang damai dan tetap menjaga ketertiban,” tegasnya.
Untuk itu, AMPB menyampaikan tuntutan:
1. Mendesak pemerintah dan DPR menggunakan seluruh daya dan upaya untuk membantu korban bencana di NTT serta mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat dan wilayah terdampak.
2. Mengajak seluruh masyarakat Indonesia menunjukkan empati dan kepedulian kepada saudara-saudara di NTT yang menjadi korban bencana. Bantuan sekecil apa pun akan sangat berarti bagi mereka.
“Sekarang saatnya kita menunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang saling peduli. Jangan biarkan saudara kita di NTT menghadapi bencana sendirian,” pungkas Gading.







Komentar