Perkuat Kamtibmas Perairan, Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Berdialog dengan Nelayan Indramayu

Berita30 Dilihat

Indramayu – Dalam upaya memperkuat kemitraan dengan masyarakat pesisir serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah perairan tetap aman dan kondusif, Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Korpolairud Baharkam Polri melalui Subdit Intelair dan Kapal Polisi Pelatuk 3013 melaksanakan kegiatan sambang dan dialog bersama Ketua Gerakan Nelayan Pantura (GNP) beserta perwakilan nelayan di Kabupaten Indramayu.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam menyerap aspirasi masyarakat nelayan, memantau perkembangan situasi di wilayah pesisir, serta mengidentifikasi berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat memengaruhi aktivitas perikanan, keselamatan pelayaran, dan stabilitas perekonomian masyarakat pesisir.

Dalam dialog tersebut, Ketua Gerakan Nelayan Pantura (GNP), Kajidin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri yang secara langsung berdialog dengan para nelayan. Menurutnya, komunikasi yang terjalin antara kepolisian dan masyarakat pesisir merupakan langkah positif dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi nelayan.

Kajidin menjelaskan bahwa persoalan yang paling mendesak saat ini adalah pendangkalan Muara Karangsong yang semakin parah, terutama pada musim timur. Kondisi tersebut mengakibatkan alur pelayaran menjadi dangkal sehingga kapal-kapal nelayan kesulitan keluar dan masuk pelabuhan, bahkan berisiko kandas. Dampak lainnya adalah terganggunya aktivitas penangkapan ikan, meningkatnya biaya operasional, serta menurunnya produktivitas dan pendapatan nelayan.

Oleh karena itu, para nelayan berharap pemerintah pusat bersama pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret melalui normalisasi Muara Karangsong serta perbaikan breakwater (pemecah gelombang) guna mengurangi sedimentasi, memperlancar akses pelayaran, meningkatkan keselamatan pelayaran, dan mendukung kelancaran aktivitas perikanan. Upaya tersebut diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat pesisir Indramayu.

Mewakili Dit Polair Korpolairud Baharkam Polri Menanggapi aspirasi tersebut, Kanit II Opsnal Subdit Intelair Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Kompol Hadi Suryadinata, S.ST.,M.M, menegaskan bahwa Polri akan terus hadir sebagai mitra masyarakat pesisir dalam menjaga stabilitas keamanan perairan sekaligus menjembatani berbagai aspirasi nelayan kepada instansi yang berwenang.

“Kami memahami bahwa pendangkalan Muara Karangsong merupakan persoalan yang berdampak langsung terhadap keselamatan pelayaran, produktivitas nelayan, dan perekonomian masyarakat pesisir. Aspirasi yang disampaikan para nelayan akan kami himpun sebagai bahan informasi dan masukan kepada Pimpinan, kementerian maupun pemerintah daerah sesuai kewenangannya. Kami berharap normalisasi muara dan perbaikan breakwater dapat segera direalisasikan sehingga aktivitas perikanan kembali lancar, keselamatan pelayaran semakin terjamin, dan kesejahteraan masyarakat pesisir dapat terus meningkat,” ujar Kompol Hadi Suryadinata.

Kompol Hadi juga mengajak seluruh nelayan untuk terus menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, meningkatkan kepedulian terhadap keamanan di wilayah perairan, serta segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun aktivitas yang melanggar hukum.

Sementara itu, Komandan Kapal Polisi Pelatuk 3013, Ipda Capt Najib Mahadi, S.S.T.Pel., M.M., M.Mar., mengingatkan para nelayan agar senantiasa mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap aktivitas pelayaran. Ia mengimbau nelayan untuk selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melaut, memastikan alat keselamatan dan alat pemadam api ringan (APAR) tersedia dan berfungsi dengan baik di atas kapal, melengkapi Radio VHF untuk komunikasi dengan kapal lain di laut, serta melakukan pemeriksaan rutin terhadap instalasi kelistrikan dan mesin kapal guna mengantisipasi terjadinya kebakaran maupun kecelakaan di laut.

Melalui kegiatan sambang ini, Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat pesisir, membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta menjaga situasi Kamtibmas perairan agar tetap aman dan kondusif. Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat diharapkan mampu mendukung terwujudnya sektor perikanan yang aman, produktif, dan berkelanjutan sehingga kesejahteraan masyarakat pesisir dapat terus meningkat.

Komentar