oleh

Giliran Komunitas Nasrani Beri Dukungan TNI-Polri yang Bertugas Amankan Proses Pemilu

-Politik-233 views

JAKARTA – Perkumpulan Pemuda Gereja Bekasi mengapresiasi TNI-Polri yang telah mengamankan aksi massa pada 21-22 Mei 2019 lalu di Kantor Bawaslu RI, Jakarta.

Hal tersebut disampaikannya saat menggelar aksi simpatik didepan Gedung Bawaslu, Minggu (2/6/2019).

“Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan TNI-Polri. Mereka telah mengamankan aksi di Jakarta tersebut secara damai hingga selesai,” tegas Koordinator aksi Valdi.

Dalam aksi damainya itu, mereka memberikan bunga sebagai lambang kasih dengan tujuan mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada aparat keamanan yang berhasil menjaga stabilitas negara dan Ibukota Jakarta.

Terkait aksi anarkis yang dilakukan oknum perusuh, Valdi juga mengungkapkan rasa kecewa dan mengutuk keras apa yang telah terjadi itu. Karena tambahnya, hal tersebut sangat mengacaukan keamanan Negara Indonesia.

“Kami sangat marah kepada oknum-oknum yang telah menyebarkan berita palsu atau hoax,” ucapnya.

Pasalnya, apa yang disebarkan itu dapat mempropaganda pemikiran masyarakat, sehingga menjadi permasalahan yang sangat rumit dan mengancam Negara kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh elemen bangsa dan Negara kembali bersama membangun tanah air Indonesia

“Kita doakan TNI-Polri supaya diberikan kekuatan lahir dan batin menjaga NKRI khususnya Ibukota agar suasana tetap kondusif,” pungkasnya.

Nampaknya dukungan masyarakat kepada aparat TNI-Polri yang mengamankan proses Pemilu dan beragam aksi demo didepan Bawaslu ini terus mengalir.

Pengurus Gereja HKBP Jakarta Selatan juga tak ketinggalan menyampaikan aspirasinya kepada TNI-Polri. Hal yang sama, mereka juga memberikan paket buka puasa bagi para petugas yang beragama Islam sebagai wujud dukungan dan toleransi beragama.

“Semoga ini bisa memberikan dukungan semangat kepada TNI-Polri agar selalu memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kedepan, jangan ada lagi kerusuhan yang dapat menimbulkan ketakutan dan berdampak pada kerugian bagi masyarakat,” tandas Pdt. Helena.

Komentar

News Feed