oleh

Jelang Pilpres, Finalis Puteri Indonesia 2019 Dapat Pembekalan tentang Figur Kepemimpinan Jokowi

-Politik-398 views

JAKARTA – Finalis Puteri Indonesia 2019 terdiri dari 39 orang yang telah ditetapkan untuk mewakili 34 daerahnya masing-masing. Mereka siap memasuki masa karantina hingga malam Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) yang diselenggarakan pada 8 Maret 2019. Para finalis ini akan memperebutkan mahkota borobudur persembahan Hartono Wira Tanik (HWT).

Rangkaian kegiatan siap diikuti oleh para finalis selama masa karantina. Salah satunya adalah mengikuti pembekalan mengenai kecantikan dan pengetahuan. Tak hanya itu, pada Minggu (3/3/2019) mereka baru saja mendapatkan pembekalan mengenai Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan berlangsung pada 17 April 2019.

Pembekalan yang diselenggarakan di hotel Century Park Hotel Jakarta Indonesia ini menghadirkan pembicara yang ahli dalam bidangnya, dalam hal ini adalah Donny Gahral Adian, seorang ahli Filsafat dari Universitas Indonesia.

Para finalis diberikan materi dalam bentuk video maupun power point agar dapat memahami dengan lebih ringkas dan padat. Dalam materi tersebut juga memberikan fakta-fakta dari Presiden Joko Widodo selama menjabat dalam periode lima tahun ini.

Alasan diberikan materi tersebut karena Jokowi merupakan presiden yang sangat mengapresiasi karya dari anak muda, di antaranya karena terlihat sering memberikan contoh dengan memakai produk buatan anak bangsa.

“Puteri Indonesia mewakili anak-anak muda yang smart, kreatif dan optimis terhadap masa depannya, ini tentu saja menjadi perhatian Jokowi. Ini adalah hal-hal yang disukai dan didorong Presiden, yaitu agar anak-anak muda berkreasi dan optimis,” ujar Donny.

Kegemaran Presiden dalam mendukung karya anak muda termasuk memberdayakan perempuan Indonesia juga dijadikan inspirasi oleh salah satu finalis Puteri Indonesia.

“Pak Jokowi sangat mengapresiasi perempuan untuk selalu berkarya dan menjunjung tinggi nilai-nilai sosial. Beliau juga mendukung agar perempuan Indonesia tidak hanya di rumah tetapi juga bisa berkontribusi untuk kemajuan negaranya. Meski begitu, saya ingin semua perempuan yang berkarir agar tidak lupa dengan kodratnya,” tutur Pratiwi Hidayas finalis dari Jawa Tengah.

Kemajuan era digital juga menjadi pokok penting yang harus diperhatikan anak muda. Melalui pembekalan yang diberikan kepada para finalis Puteri Indonesia diharapkan dapat mengenal secara dalam seperti apa sosok ideal pemimpin Indonesia saat ini dan di masa mendatang.

Sebelumnya, Yayasan Puteri Indonesia (YPI) bersama finalis puteri Indonesia 2019 menggelar deklarasi sukseskan Pemilu damai 2019. Mereka menyerukan agar masyarakat Indonesia turut andil menciptakan persatuan dan menjaga iklim pesta demokrasi yang menyejukkan.

“Sukseskan Pemilu 2019, ciptakan persatuan dan perdamaian untuk satu Indonesia,” demikian disampaikan para finalis Puteri Indonesia saat membacakan teks deklarasi di Hotel Atlet Century, Tanah Abang, Minggu (3/2/2019).

Dalam deklarasinya, 39 finalis Puteri Indonesia yang mewakili 34 provinsi di Indonesia itu membawa spanduk dan poster bertuliskan “Hentikan Kampanye Hitam, Stop Isu SARA, Berantas Hoax Demi Satu Indonesia”.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina YPI Putri Kus Wisnu Wardani mengaku event penganugerahan Puteri Indonesia ini sengaja mengambil tema ‘Satu Indonesia’. Apalagi, pesta demokrasi di Indonesia akan berlangsung tahun ini. Dia berharap tema ini bisa menumbuhkan semangat persatuan di Indonesia, khususnya kalangan remaja putri.

“Tahun ini kita mau Pemilu, jadi tema ini cocok untuk perhelatan kali ini,” ungkap Putri Kus Wisnu Wardani.

Tema Satu Indonesia, lanjutnya, menggambarkan persatuan Indonesia yang besar dengan keanekaragaman dari Sabang sampai Merauke. Berbagai suku, budaya, bahasa, dan agama terhimpun dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Kata dia, persatuan di antara mereka bisa terbangun walaupun memiliki perbedaan latar belakang kebudayaan maupun kepribadian.
Semangat persatuan dan perdamaian di Indonesia bisa dibangun oleh para remaja putri melalui peran kreatif untuk menumbuhkan potensi tanah air. Remaja putri juga diharapkan menjadi panutan bagi generasi muda untuk memperkuat kebhinekaan bangsa.

“Melalui acara ini kami mendorong mereka untuk membangun kecintaan akan Indonesia dengan cara yang positif,” ucapnya.

Lebih lanjut, Putri Kus mengingatkan agar semua masyarakat khususnya para remaja puteri untuk ikut berkontribusi mensukseskan event lima tahunan ini dengan cara tidak golput.

“Kita sebagian wanita Indonesia tidak boleh golput, ini merupakan hak kita sebagai warga negara,” ungkap dia lagi.

Lebih jauh, Presiden Direktur PT Mustika Ratu Tbk itu menyakini Indonesia menjadi negara terhebat bahkan ia mengamini ramalan Indonesia akan menjadi negara keempat terbesar didunia.

“Raih persatuan dan kesatuan bagi seluruh rakyat Indonesia. Agar generasi kita selanjutnya anak cucu kita supaya melihat semasa hidup kita, bahwa kita melihat Indonesia yang hebat Indonesia, yang diramalkan akan menjadi negara keempat terbesar di dunia, agar ini bisa terlaksana. Disini semua bisa bersatu, walaupun berbeda budaya, beda bahasa daerah, tetapi kita satu Indonesia,” bebernya.

Ditempat yang sama, finalis Puteri Indonesia DKI Jakarta 3 Diah Ayu Lestari berharap Indonesia bisa semakin maju, damai dan lebih sejahtera.

“Semoga Indonesia bisa semakin maju, damai dan lebih sejahtera. Juga semakin kreatif,” tandasnya.

Komentar

News Feed