oleh

Anak Kemanakan Riau Komitmen Wujudkan Pemilu Damai

-Politik-219 views

RIAU – Sebagai langkah untuk mengantisipasi terjadinya perpecahan pada pesta demokrasi 2019, Anak Kemanakan Riau menggelar deklarasi Pemilu Damai. Acara yang diinisiasi Pijar ini menyerukan agar perbedaan pilihan menjadi hak demokrasi, sehingga semua pihak harus saling menghormati.

Datuk Lembaga Adat Melayu Riau, Jonnaidi Dasa menyebutkan guna mewujudkan Pemilu cerdas dan berintegritas, dilakukan pendekatan kultural. Kata dia, Anak Kemanakan Riau pun menggelar bincang jujur dengan berbagai stekholder/ seperti dari KPU, Bawaslu, lembaga adat melayu Riau, Polda Riau, akademisi hingga tokoh masyarakat.

“Dalam kegiatan ini, dicanangkan deklarasi damai Pemilu 2019 agar hiruk pikuk politik yang tengah terjadi tidak mengganggu kondusifitas,” ungkap Jonnaidi.

Menurut dia, Riau sebagai daerah yang santun harus saling menghormati dalam menyikapi berbagai perbedaan, terutama dalam menentukan partai politik, calon legislatif hingga calon Presiden dan Wakil Presiden. Pesta demokrasi harus disikapi dengan bijaksana untuk membangun bangsa lebih baik kedepannya.

“Jika perbedaan pilihan menjadi polemik hingga menimbulkan kerusuhan, hal ini tidak hanya mengganggu keamanan dan ketenangan di masyarakat namun juga berdampak buruk pada perkembangan masyarakat dalam bernegara. Untuk itu dengan komitmen damai diharapkan bisa mewujudkan demokrasi berkualitas di bumi melayu Riau,” sebutnya.

Pelaksanaan Pemilu diagendakan pada tanggal 17 April 2019 dan sebanyak 16 partai politik serta dua pasang calon Presiden dan Wakil Presiden hingga ratusan calon legislatif dan calon perwakilan daerah siap berkompetisi dalam merebut amanah masyarakat. Untuk itu para pemilih harus menggunakan hak suaranya dalam menentukan calon pemimpin terbaik, sehingga bisa membantu perbaikkan negara untuk lima tahun kedepan.

Komentar

News Feed