oleh

Karyono Ajarkan Politik Cerdas Pada Gerombolan Pegiat 2019 Ganti Presiden

-Politik-770 views

JAKARTA – Direktur The Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai bahwa gerakan hastag #2019GantiPresiden tidak lebih dari agenda propaganda negatif yang merusak.

“Hastag 2019 Ganti Presiden adalah propaganda politik yang miskin narasi. Menurut saya, kalau hastag itu digunakan untuk tujuan meningkatkan elektabilitas kandidat lain selain Jokowi, maka menurut saya adalah propaganda politik ecek-ecek,” kata karyono dalam diskusi publik bertema “Menakar Peran Media, Antara #2019GantiPresiden vs Persatuan Bangsa” di UP2YU Resto & Cafe, Cikini, Jakpus, Senin (27/8/2018).

Ia pun memberikan saran kepada para pegiat hastag #2019GantiPresiden langsung saja pada pokok tujuannya yakni meningkatkan elektabilitas Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Namun jika menggunakan narasi menjelekkan lawan politik dengan narasi serampangan, justru tidak efektif.

“Kampanye dengan berbagai cara sampai penggalangan massa seperti itu ternyata tidak efektif untuk menggerus elektabilitas Jokowi maupun menaikkan elektabilitas Prabowo,” ujarnya.

Cara yang paling efektif dan fair dalam bertarung menurut Karyono adalah dengan menonjolkan program kerja dan kelebihan dari Prabowo-Sandi. Hal ini akan menjadi takaran yang positif bagi publik agar memilih pasangan oposisi itu.

“Kita imbau kepada teman-teman yang memobilisasi massa khususnya yang bawa isu gerakan 2019 ganti presiden, sebaiknya pakai program-program yang bersoal pada kebangsaan, program-program yang diminati masyarakat. Itu lebih efektif untuk meningkatkan elektabilitas Prabowo,” tuturnya. (**)

Komentar

News Feed