Jakarta – Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku saat dirinya menjabat sebagai Pangkostrad pernah dituduh akan melaksanakan kudeta saat rezim orde baru pemerintahan Soeharto. Namun, dia menampik bahwa hal itu tidaklah terbukti lantaran ia tidak melakukannya.
“Tetapi itu semua tidak saya lakukan dan tidak tebukti, karena saya percaya dengan demokrasi,” kata Prabowo kemarin saat hadiri Kongres KSPI IV.
Lebih lanjut, Prabowo berpesan agar serikat buruh tidak boleh independen, tidak boleh netral, harus bersinergi dalam menghadapi ketidak adilan. Dia mengajak agar buruh tetap bersatu untuk membantu rakyat kecil ditindas, dan saat kebenaran tidak diberikan.
“Kita jangan mau dipecah-pecah hanya untuk kepentingan elit politik lain, ada profesor yang ahli dalam politik,” sebut dia.
Dia mengakui bahwa apa yang diperjuangkan oleh buruh sama dengan apa yang diperjuangkan oleh petani, nelayan, guru dan yang lainnya. Semua itu muaranya adalah keadilan dan keberpihakan. Orde baru sudah dievaluasi dan kekurangannya di perbaiki. Dia juga mengingatkan agar buruh ikut merespons persoalan yang mengaduk-aduk situasi bangsa.
“Kita orang kecil yang tidak memiliki uang sulit untuk mendapatkan keadilan, tapi jika kita bersatu maka kita akan menjadi kuat dan disegani,” tukasnya.







Komentar