Jelang Pilkada DKI, BEM Nasional Gelar Deklarasi Tanpa SARA

Politik209 Dilihat

Jakarta – Setiap pagelaran pemilihan kepala daerah, politik kebencian seperti isu SARA masih menjadi komoditas untuk menjungkalkan kompetitornya. Isu SARA selalu diangkat kepermukaan untuk menurunkan pesaingnya dari panggung konstestasi politik lokal.

Bahkan DKI Jakarta yang menjadi daerah mengikuti Pilkada serentak 2017diprediksi tidak luput dari isu SARA. Beranjak dari kondisi tersebut, BEM Nasional yang terdiri dari, BEM Universitas Jaya Baya, Unindra, STIKIP Kusuma Negara, Tama Jaga Karsa, Bem Hukum Assyafiiyah, STIE Swadaya, dan Stebank Islam Sjafaruddin Prawiranegara di DKI Jakarta menggelar deklarasi Pilkada Tanpa Sara.

Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai kampus di Jakarta mengikrarkan Pilkada DKI Jakarta 2017 yang Sehat dan Cerdas Tanpa Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA)
Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai kampus di Jakarta mengikrarkan Pilkada DKI Jakarta 2017 yang Sehat dan Cerdas Tanpa Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA)

Koordinator BEM Nasional, Ismail M mengatakan deklarasi ini dilakukan dengan harapan Pilkada DKI Jakarta berlangsung lancar dan aman. Untuk itu, seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pilgub diharapkan mengantisipasi berbagai masalah tersebut agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan.

“Harapan kita perangkat dan personel keamanan di Ibu Kota hendaknya segera mempersiapkan pengamanan di wilayah masing-masing. Tentu mengambil langkah deteksi maupun peringatan dini. Juga perlu diambil langkah-pangkah pencegahan dini dan tindakan preventif,” kata Ismail, Kamis (27/10/2016).

Disisi lain, lanjut Ismail, publik juga berharap elite politik dan para calon gubernur dan calon wakil gubernur yang akan berlaga, hendaknya menjaga sikap dan etika sehingga tidak membuat gaduh. Disamping itu, warga DKI Jakarta juga diharapkan memilih calon pemimpin yang sudah terbukti kinerja dan integritasnya sehinga pembangunan DKI jakarta bisa terwujud dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga Pilkada DKI menghasilkan pemimpin amanah, dan tidak melakukan tindak pidana korupsi,” pungkasnya.

Komentar