Bahaya, Menteri dari Parpol Tak Tunduk Perintah Presiden Jokowi

Politik256 Dilihat
Kabinet Kerja Pemerintahan Jokowi-JK
Kabinet Kerja Pemerintahan Jokowi-JK

Beritaasatu – Para menteri yang berasal dari partai politik dinilai hanya bekerja dengan agenda sendiri dan tidak mengikuti arahan Presiden Joko Widodo sehingga tidak maksimal.

“Para menteri dari partai politik bekerja dengan agenda sendiri-sendiri. Mereka tidak tunduk pada agenda kerja dan arahan Presiden atau pada Nawacita. Ini sangat berbahaya,” kata Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti.

Menurut Ray, para menteri dari partai politik kerap membawa agenda sendiri dan kelompok yang mengakibatkan kinerja Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla anjlok. Hal ini berbeda dengan menteri non partai politik atau profesional, yang bekerja atas dasar agenda Nawacita atau arahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Pernyataan ini disampaikan Ray Rangkuti menanggapi pernyataan politisi PKB Daniel Johan yang menilai kinerja menteri dari kalangan profesional saat ini buruk.

Menurut Ray, kalau dilihat secara keseluruhan, kompetensi dan kualitas menteri Kabinet Kerja ini sama. Menteri dari parpol dan profesional memiliki kecakapan yang kompetensi yang sama.

Ray menambah khan, yang membedakan mereka adalah agenda kerja yang dibawa dan diterapkan. Para menteri dari partai politik, lanjut Ray, kerap membawa agenda sendiri dan partai serta kelompoknya.

“Sementara menteri non-parpol atau dari kalangan profesional itu bekerja atas dasar arahan, agenda dan program Nawacita Joko Widodo. Mereka bisa diarahkan oleh Jokowi dibandingkan menteri dari parpol,” jelasnya.

Komentar