Kongres PRD Ditengah Rakyat Kecewa Terhadap Pemerintah Jokowi-JK

Politik486 Dilihat

IMG-20150324-00079Jakarata, beritaasatu.com – Partai Rakyat Demokratik (PRD) mengelar  kongres ke-8 (PRD), di Hotel Acacia Jakarta, (24/03/2015). Berbeda dengan kongres sebelumnya yang dilakukan tertutup bagi umum dan jauh dari publikasi. Dalam kongres ini PRD tampil beda dan terbuka buat rakyat Indonesia.

Ketua Umum PRD Agus Jabo Priyono mengatakan kongres PRD ke-8 digelar saat bangsa Indonesia mengalami banyak peristiwa. PRD mencoba memberikan warna kepada rakyat yang kecewa dengan pemerintahan sekarang ini.

“Sebagian rakyat merasa kecewa dengan pemerintah, rakyat menginginkanadanya kekuatan alternative,” ucap Agus dalam pidato pembukaan kongres.

Lanjut Agus Rakyat menaruh harapan sangat besar terhadap Jokowi dalam masa kampanye pilpres 2014, sekarang rakyat menagih janji Jokowi masalah program nawacita dan revolusi mental. Pemerintahan Jokowi-JK terkesan tidak berpihak kepada rakyat, contonya kekecewaan rakyat terhdapa pemerintah dengan kebijakannya menaikkan harga bahan bakar minyak, serta dampak tingginya harga beberapa bahan pokok.

“Berdasarkan survei, hanya 20 persen publik yang berafiliasi politik dengan pemerintah. Tandanya, masyarakat sudah tidak percaya lagi dengan pemerintah,” kata Agus.

“Masyarakat sekarang ini Afiliator dari partai politik, Kalau ini menjadi politik elektoral ini sangatlah baik untuk PRD muncul,” tuturnya.

Kongres VIII PRD tersebut berlangsung selama tiga hari, hingga 26 Maret 2015. Selain dihadiri para kader dan simpatisan, kongres PRD tersebut rencananya juga akan dihadiri oleh sejumlah pimpinan partai politik. (Dea)

Komentar