Anggapan masyarakat bahwa Gema Pembebasan anti Pancasila ditepis keras oleh Shiddiq Rabbani, Ketua Umum Gema Pembebasan. “Memang kita mengkampanyekan khilafah sebagai tugas suci perjuangan yang harus kita menangkan di negara demokrasi ini, tapi kalau ada anggapan kita dilarang karena tidak Pancasila saya nilai tidak tepat, karena BPIP saja sebagai lembaga baru tidak ada larangan” tegas Shiddiq.
Dirinya menyayangkan di saat lembaga negara seperti BPIP dan kemendagri tidak melakukan pembekuan kenapa segelintir masyarakat sibuk untuk menutup Gema Pembebasan. Apa yang salah ? Bahkan beberapa kampus pun nampak paranoid, UIN Ciputat, Unpam, Unair, UNY, Tadulako, UPN dan beberapa kampus lainnya sudah mulai menerapkan sanksi bagi mahasiswa yang ikut sebagai pejuang khilafah.
Sebagaimana diketahui, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) adalah lembaga yang baru dikukuhkan, berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden yang memiliki tugas membantu Presiden dalam merumuskan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila, melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pembinaan ideologi Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan, dan melaksanakan penyusunan standardisasi pendidikan dan pelatihan, menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan, serta memberikan rekomendasi berdasarkan hasil kajian terhadap kebijakan atau regulasi yang bertentangan dengan Pancasila kepada lembaga tinggi negara, kementerian/lembaga, pemerintahan daerah, organisasi sosial politik, dan komponen masyarakat lainnya.







Komentar