Bicara Pengaplikasian Nilai Pancasila, Romo Benny bersama Binus & Tim Pembuatan Bahan Ajar Pancasila Gelar Dialog

oleh
oleh

Jakarta – Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo mengatakan Pancasila dalam pengaplikasiannya di masyarakat umum dapat dilihat dari hasil riset yang menunjukan hasil menggembirakan, perilaku Masyarakat Indonesia pada umumnya telah mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Hal itu disampaikan Romo Benny dalam dialog bersama tim pembuatan bahan ajar karakter Pancasila dalam bentuk visual dengan Binus, secara daring, Rabu (16/11).

“Pancasila sudah menjadi habituasi dan itu tercermin saat pandemi covid, dimana sangat tercermin dalam sikap tolong menolong antar warga, nilai-nilai gotong royong dan itu nampak dalam tindakan yang kita semua juga tahu,” tuturnya.

Selain itu, Romo menekankan Pancasila harus menjadi living dan working ideology. Living artinya sudah mendarah daging dalam diri. Working ideology diwujudkan dalam sila ketiga dan kelima Pancasila, kesejahteraan dan persatuan bangsa.

“Working ideologi kan apa yang dilakukan Jokowi hari ini, dimana jalan-jalan dibangun, bendungan dan inprastuktur lainnya, sedangkan Ideologi hidup itu kan seperti gotong royong, nilai-nilai kebersamaan juga bagian dari ideologi yang hidup,” jelasnya.

Lebih lanjut, Romo Benny menyampaikan pesan untuk para mahasiswa agar memiliki penghayatan dan tindakan nyata dalam pengaplikasian pancasila.

“Implementasi Pancasila untuk para mahasiswa itu harus menjadikan Pancasila menjadi paradigma keilmuan untuk membangun kekuatan, tidak hanya logos, ethos tapi harus punya yang nanmanya pathos. Artinya roso, bagaimana nilai-nilai kemanusian, ketuhanan, dan keadilan itu harus menajdi rasa dalam diri mahasiswa untuk diaplikasikan, tidak sekedar pengetahuan yang terpenting adalah refeksi dimana Pancasila menjadi living ideology dan working ideologi,” jelasnya.

Selain itu, Romo katakan seperti tercermin dalam program kampung Pancasila. BPIP memberi dukungan penuh dalam pembentukan bahan-bahan materi dengan TNI AD dalam membuat modul pedoman bagi Bhabinkamtibmas dan TNI.

“Materi ini lebih bersifat seperti animasi film pendek yang praktis yang dibutuhkan sedang dikumpulkan, jika sudah lengkap akan diserahkan ke Jenderal Dudung untuk diaplikasijan ke bawah,” ucap Romo.

BPIP mendukung kampung Pancasila menjadi role model Pancasila dalam tindakan. Kampung Pancasila berkontribusi besar bagi masyarakat seperti yang selalu TNI beri bimbingan.

“Kesan saya melihat kampung Pancasila itu melihat produktivitas masyarakatnya, usaha-usaha kecil, bagaimana masyarakat yang beda agama itu saling menghargai, ekonomi masyarakat menjadi hidup, karena menghasilkan produk lokal, seperti mereka mulai memilah sampah dan mengolah sampah menjadi nilai jual, disitu ada Empowering masyarakat lokal,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.