oleh

Siap Hapus Diskriminasi Sosial, Mahasiswa dan Pemuda Papua Bergerak Lewat Deklarasi

-Nasional-201 views

JAKARTA – Sejumlah mahasiswa dan pemuda Papua yang berada di Jakarta menggelar deklarasi Komunitas Anti Diskriminasi Ras dan Etnis Papua. Dihadiri oleh beberapa tokoh nasional asal Papua, acara ini digelar di Gedung Juang 45, Jakarta, Senin (16/9/2019).

Inisiator komunitas, Victor May menjelaskan, langkah tersebut ditempuh untuk merespon mahasiswa Papua yang masih trauma pasca kejadian di Kota Surabaya dan Malang pada Agustus 2019 lalu.

“Juga menjadi wadah berhimpun mahasiswa Papua, membahas seluk beluk diskriminasi ras dan melawan segala bentuk tindakan diskriminasi ras dalam koridor hukum dan konstitusi. Sebagai jembatan, mediator antara pemerintah di satu sisi dan mahasiswa atau pemuda Papua di sisi lain,” terang Victor May.

Victor mengatakan, diskriminasi sosial lebih sering dirasakan oleh mahasiswa Papua saat berada di daerah dan kota tempat melanjutkan studi.

“Sebagai contoh, mereka (mahasiswa Papua) mencari kost di kota-kota studi itu susah. Kadang kala ada, tapi dibilang tidak ada, mereka tinggal di asrama mereka juga diperlakukan tidak enak. Ini merupakan diskriminasi sosial yang harus kita bersama-sama memberantas dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Victor.

Olehnya karena itu Victor berharap, seluruh elemen masyarakat di Indonesia dapat bergandengan tangan dengan pihaknya serta masyarakat Papua dalam memerangi diskriminasi.

“Sehingga diskriminasi itu akan berkurang dari tahun ke tahun,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD AMPI Papua Barat itu.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar rapat koordinasi. Tujuannya, membahas secara gamblang visi dan misi serta program kerja dari komunitas anti diskriminasi ras tersebut.

“Kita akan melakukan rapat, untuk kita memantapkan visi dan misi, dan juga program kerja nyata dari kmunitas ini,” pungkas Victor.

Komentar

News Feed