oleh

Wempy Apresiasi Partai Solidaritas Melanesia

-Nasional-547 views

JAKARTA – Pengamat politik Direktur Indopolling Network, Wempy Hadir angkat bicara soal gerakan yang dibangun oleh pemuda asal Melanesia dibawah Partai Solidaritas Melanesia (PS-Melanesia).

“Saya kira lahirnya PS Melanesia merupakan ejahwantahan dari keinginan masyarakat yang menginginkan adanya keadilan dalam segala aspek kehidupan,” kata Wempy saat dihubungi wartawan, Selasa (2/7/2019).

“Misalnya saja dari aspek konektivitas, mesti ada pertimbangan khusus dari pemerintahan Jokowi-Maruf Amin untuk mempertimbangan pembangunan yang berbasis di Melanesia,” imbuhnya.

Selain itu, Wempy juga memandang bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak bisa diabaikan. “Oleh sebab itu, kawasan melanesia memiliki sumber daya yang luar biasa,” ujarnya.

Wempy yang juga putra asal Melanesia mengatakan bahwa kawasan Indonesia Timur sangat berpotensial. Bahkan beberapa tambang besar ada di sana. “Sebagai contoh ada freeport di Papua, ada blok abadi Masela di Maluku serta rempah-rempah,” paparnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan pula bahwa ada sumber daya kelautan di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta potensi produksi garam. Dan selain itu potensi peningkatan lain yang dimiliki kalangan Melanesia adalah peternakan.

“Begitu banyaknya potensi di kawasan melanesia menjadi sebuah alasan bagi pemerintah pusat untuk memberikan perhatian khusus bagi kawasan melanesia,” tegas Wempy.

Maka dari itulah, Wempy menilai bahwa kehadiran Partai Solidatitas Melanesia tersebut sangat berpotensi untuk memperkuat perjuangan kalangan Indonesia Timur memperjuangkan hak kesejahteraanya.

“Kehadiran PS Melanesia sebagai bukti tanggungjawab sosial agar pemerintah memberikan perhatian khusus terutama juga berkaitan dengan pengisian jabatan strategis publik seperti Menteri, komisaris dan jabatan lainnya,” ujar Wempy.

Wempy juga memandang bahwa lebih penting sebenarnya Presiden Republik Indonesia terpilih untuk membentuk Badan Percepatan Pembangunan Kawasan Melanesia yang didorong dalam Partai Solidaritas Melanesia itu.

“Hal ini mesti menjadi pertimbangan representasi secara geopolitik agar terjadi keseimbangan,” tutupnya. []

Komentar

News Feed