Bom Kampung Melayu, Kita Harus Gebuk: Kami Tidak Takut #PrayForJakarta#Kamitidaktakut

Nasional176 Dilihat

Jakarta – Jaringan Mahasiswa dan Aktivis Pemuda Relawan NKRI Frans Freddy mengutuk pelaku bom bunuh diri Kampung Melayu dan mendesak polisi menangkap penyebar fitnah yang menyebut bom tersebut rekayasa dan pengalihan isu.

“Kami mendukung Polri untuk menangkap simpatisan teroris hingga ke akar-akarnya dan menangkap para penebar kebencian serta pihak-pihak yang sengaja menyebarkan fitnah bahwa insiden bom Kampung Melayu hanya pengalihan isu,” tegas Frans hari ini.

Selain itu, Frans mengatakan pihaknya siap membantu dan mendukung Polri menangkap paham radikal yang masuk di Indonesia. Dia juga turut berduka cita atas gugurnya 3 anggota Polri dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, ini adalah sebagai bukti bahwa jaringan teroris sudah masuk dalam level siaga yang siap melakukan serangan mengancam keutuhan bersama.Kami tidak takut bom

“Bayangkan, terminal Kampung Melayu adalah sektor publik, teroris ini sudah memberikan ketidaknyamanan kepada warga sipil. Dan terang-terangan membidik anggota Polri sebagai target sasarannya,” sebutnya.

Dikatakannya, Indonesia yang selama ini dijadikan kiblat negara-negara di seluruh dunia sebagai negara yang menjunjung tinggi kerukunan antar umat beragama secara perlahan sudah digerogoti oleh ormas-ormas intoleran. Ancaman yang sudah didepan mata tersebut tidak bisa diabaikan lagi karena gerakan intoleran dan radikal adalah anak kandung dari terorisme.

“Pemerintah dengan alat kekuasaannya harus menumpas gerakan intoleran dan radikal yang terus berkecambah merusak sendi-sendi persatuan di negeri tercinta ini,” bebernya.

Lebih jauh, Frans menghimbau kepada semua pihak untuk tetap waspada dan melawan radikalisme di Indonesia. “Kita harus ikut gebuk. Kami tidak takut, #PrayforJakarta#Kamitidaktakut,” tandasnya.

Komentar