oleh

Hindari Suhu Politik Memanas, BEM RI Pilih Tak Gelar Kegiatan dari 11 Hingga 15 Februari

-Nasional-398 views

Jakarta – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Indonesia (BEM RI) yang tergabung dari beberapa kampus se-Jabodetabek memastikan tidak akan ikut andil didalam aksi 11 dan 12 Februari yang saat ini menjadi heboh di publik. Bahkan BEM RI juga memastikan tidak akan melakukan kegiatannya hingga tanggal 15 Februari demi menciptakan kondusifitas nasional khususnya Ibukota Jakarta.

“Kami tidak akan melakukan kegiatan mulai hari ini sampai tanggal 15 Februari 2017 untuk mendukung terciptanya situasi kondusif di Jakarta,” tegas salah satu aktivis BEM RI Iqbal hari ini.

Untuk diketahui, jelang Pilkada serentak di 101 daerah pada 15 Februari mendatang, suhu politik di beberapa daerah cukup memanas, seperti di Jakarta. Bahkan pada tanggal 11 Februari 2017 rencana ribuan massa tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) akan digelar aksi lanjutan 112 di masjid Istiqlal dengan kemasan dzikir bersama.images (19)

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga menyatakan mendukung Pemilu serentak tahun 2017 agar berjalan dengan damai, aman dan jujur.

“Kami juga siap menjaga stabilitas negara agar tidak terpengaruh pada isu-isu yang dapat memecah belah bangsa dan negara. Serta tetap fokus pada kajian dan diskusi,” tuturnya.

Dia kembali berpesan agar semua pihak untuk menjaga kondusifitas jelang Pilkada agar tidak ada kegaduhan lagi.

“Kita tak ingin Pilkada gaduh. Kita ga ingin rakyat gaduh. Gak panas panasan. Kalau semua tertib sadar semua indah,” tandasnya.

Adapun kampus yang ikut bergabung dalam BEM RI adalah Paramadina, UNKRIS, Az Zahra, At-Thahiriah, UHAMKA, Perbanas, IISIP, Untag, Borobudur, UBK, Uni Esa Unggul, Jayabaya, dan UIJ.

Komentar

News Feed