oleh

Pengamat Politik UI: Pancasila Ideologi Pemersatu

-Berita-165 views

JAKARTA – Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Prof Arbi Sanit menegaskan bahwa Pancasila adalah ideologi yang sangat tepat untuk menjadi alat pemersatu bangsa Indonesia yang memiliki kompleksitas perbedaanya.

“Ideologi pancasila itu mempersatukan rakyat Indonesia. Ideologi itu mengatur rakyat demi kemajuannya,” kata Arbi Sanit dalam dialog publik Milad KMI ke-10 dengan tema “Meneguhkan Peran Pemuda Melawan Radikalisme & Tantangan Ideologi Transnasional” yang bekerjasama dengan BRI, Mandiri dan Jamkrindo di Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2019).

Maka dari itu, ideologi yang menjadi warisan para founding father tersebut harus dijaga dan dijalankan. Karena tanpa penegakan Pancasila, maka potensi bentrok antar sesama anak bangsa sangat besar.

“Bagi generasi harus bisa menegaskan ideologinya yaitu pancasila. Karena ketidakjelasan ideologi bisa sebabkan saling bentrok,” tuturnya.

Pancasila Sedang Dikepung Ideologi Trans Nasional

Kemudian Arbi Sanit juga menyampaikan jika ideologi Pancasila sejatinya saat ini tengah digempur oleh ideologi-ideologi trans nasional.

“Ideologi pancasila banyak digempur ideologi trans nasional seperti liberalisme-kapitalisme, sosialisme-kapitalisme, dan radikalisme agama,” paparnya.

Maka dari itu, ia pun berharap kepada para pemuda dan generasi penerus bangsa untuk pintar-pintar dalam menyaring sehingga identitas sebagai bangsa Indonesia tidak luntur.

“Pemuda harus bisa menyaring penting, ini dilakukan demi menyesuaikan dengan identitas kebangsaan kita,” tegasnya.

Sementara itu, Arbi Sanit juga menyinggung masalah upaya beberapa pihak yang ingin memasukkan ideologi trans nasional yakni agama. Bahkan sejauh pengamatannya, ia melihat justru ideologi agama lebih sering kali terjebak dalam paham yang ekstrem dan terlaku keras. Bahkan bisa mengkotak-kotakkan masyarakat.

“Ideologi agama seringkali terjebak pada radikalisme dan kekerasan. Inilah bahayanya ideologi agama dalam sebuah negara. Agama jika menjadi ideologi dalam sebuah negara akan membedakan masyarakat yang ujungnya bisa mengkafirkan,” terangnya.

Maka dari itu, Arbi Sanit kembali menegaskan bahwa Pancasila adalah ideologi yang paling tepat untuk menyatukan Indonesia dengan berbagai keberagamannya.

“Pemuda jangan sampai terjebak pada ideologi yang memecah belah. Caranya pemuda harus menjadi intelektual agar dapat menyaring ideologi yang membawa pada kebaikan,” tutupnya.

(**)

Komentar

News Feed