Sambut Ramadhan, Baliho Rizieq Diturunkan

Berita Utama398 Dilihat

Pamekasan – Menjelang bulan suci Ramadhan 1443 H, baliho gambar Rizieq Shihab dan tewasnya 6 laskar FPI di KM 50 akan diturunkan di depan Ponpes Al Inayah, Dsn. Sumber Batu Ds. Pagentanan Kec. Pagentanan Kab. Pamekasan.

Hal ini disambut baik oleh masyarakat Pamekasan yang sebenarnya telah lama menginginkan baliho besar itu turun. Bagaimana tidak, baleho FPI itu juga digunakan oleh Ahmad Khozinudin, Direktur Pusat Kajian dan Bantuan Hukum (PKBH) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang foto depan baleho dan diviralkan.

Muatan politis yang cukup kental membuat masyarakat Pamekasan gerah, adanya segelintir tokoh kiyai yang bermain politik di Pamekasan dinilai sebagai aib bagi masyarakat Pamekasan. Ach. Fathan (44 tahun) menuturkan “Masang baliho jung ujungng pesse, politik gebey pesse, neser masyarakat” yang diartikan dalam bahasa Indonesia Pasang baliho ujung-ujungnya uang. Politik untuk uang. Kasihan masyarakat. Warga Pamekasan bukan warga yang bodoh, mereka mulai tahu bahwa beberapa orang yang berkepentingan politik terus memanfaatkan panggung di Pamekasan dengan memanfaatkan kiyai yang mau dibayar untuk tujuan tertentu.

“Kiaye jek apolitik, ajer agi se becce, jek gebey sossa oreng saleng benceh” tambah Ach.

Fathan dalam keterangannya yang dapat diartikan bahwa Kiyai jangan berpolitik, ajarkan kebaikan, jangan membenci dan mencaci.

Komentar